Kuliner

Menyambangi Coffee Shop yang Memperkerjakan Penyandang Disabilitas

Hai, apa kabar? ๐Ÿ™‹๐Ÿฝโ€โ™€๏ธ

Setelah kemalasan mendera berbulan-bulan untuk menulis di blog ini, akhirnya hari ini aku mengumpulkan niat untuk membagikan sesuatu yang membuat aku bahagia. Harapanku, semoga kebahagiaanku dapat tersalurkan dengan baik pada kalian setelah selesai membaca tulisan ini, semoga ya. Let me know ya, ihiyy!

Jadi dari awal tahun, aku sudah coba-coba untuk jadi penikmat kopi dan sekarang malahan jadi beneran suka sama kopi, tiap hari maunya minum kopi. Lalu, hari ini aku berkesempatan menyambangi suatu kafe di bilangan Cilandak, namanya โ€œSunyi House of Coffee and Hopeโ€, sempat terlintas dalam hati bilang โ€œWOWโ€, waktu membaca nama kafe itu dari depan pelataran, karena nama kafe dapat langsung terlihat, terukir dengan minimalis di tembok pelataran depan.

Sebenarnya tahu tempat ini karena melihat feedsnya @darihalte_kehalte di instagram, baca di caption sedikit tentang kafenya langsung tertarik mau datang dan harus datang. Kenapa? Karena kafe ini punya konsep yang tidak biasa, para pekerja dan karyawannya adalah teman-teman penyandang disabilitas. Ada yang tuli, ada yang susah bicara, ada yang bentuk tangannya tidak sempurna dan mungkin masih ada yang lain di bagian dapur.

Aku salut banget sama pemiliknya, kepikiran untuk memberdayakan mereka, ketika mungkin segelintir orang diluar sana ada yang menganggap mereka tidak bisa apa-apa. Begitu aku masuk, aku merasa ada kehangatan dari mereka saat menyambut kedatangan aku dan teman-temanku. Kasirnya berbicara dengan bahasa isyarat tangan, kami juga diajarkan supaya bisa memahami apa yang mereka maksud, untuk aku yang gampang haru, rasanya mau nangis, tapi bukan nangis sedih atau kasihan ya, melainkan terharu karena mereka begitu ceria dan bersemangat. Aku merasa semangat mereka menular, tiba-tiba saja aku juga jadi bahagia.

Pesananku jatuh kepada โ€œEs Kopi Sunyiโ€, untuk makanannya belum terlalu banyak pilihan dan pilihanku jatuh kepada โ€œAyam Kecap Saus Wijenโ€.

Honest reviewku, es kopi susunya enak banget bahkan terlalu enak menurutku, karena tidak ada gula aren di dalamnya, seperti es kopi susu pada umumnya. Sedangkan untuk makanan yang aku pesan, porsinya banyak tapi untuk rasa masih belum bisa dibilang enak banget, tapi cukup enak. Oh iya, kalau dine in minumnya, kafe ini sudah tidak menggunakan sedotan plastik lagi melainkan menggunakan stainless straw, kecuali kalau kamu take away ya, tetep dikasih sedotan plastik, tapi kalau kamu sudah punya stainless straw, sedotannya bisa banget kok tidak usah diambil, hehe.

Kalau dari segi luasnya tempat, kafe ini tidak terlalu luas dan sesuai namanya memang sunyi sekali disini, terasa sangat tenang jika kamu memilih tempat indoornya, ada juga outdoornya untuk beberapa meja.

Dengan segenap hatiku, aku merekomendasikan tempat ini supaya masuk dalam bucketlist kafe yang harus kalian datangi, karena menu es kopi yang enak patut kalian coba, selain itu kalian juga bisa mendukung teman-teman disabilitas di dalamnya. Dengar-dengar disana kita juga bisa sambil belajar bahasa isyarat yang mereka gunakan lho, supaya dapat saling memahami. Next time, aku juga mau coba.

โ€”โ€”

Sunyi House of Coffee and Hope, Jl. RS Fatmawati No. 15, Cilandak, Jaksel. Instagram : @sunyi.coffee

Temui aku di instagram @historia.nas, siapa tahu kita bisa janjian datang ke Sunyi, sampai jumpa di tulisan selanjutnya!

Akhir kata selamat mendengar sunyi…

5 thoughts on “Menyambangi Coffee Shop yang Memperkerjakan Penyandang Disabilitas”

Leave a Reply to Yoona SNSD Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *